HEADLINE NEWS

TOPIK POPULER

Data Sementara Bencana Puting Beliung Di Jawa Tengah

By On Monday, October 21, 2019

Puing-puing bangunan Sekolah yang berserakan terkena dampak puting beliung.

Jawa Tengah, - Dihimpun dari berbagai sumber terpercaya dilapangan, media Gerhana bersama Masyarakat dan informasi dari berbagai, penulis berhasil merangkum beberapa data sementara korban angin puting beliung di Jawa Tengah yang terjadi pada hari, senin (21/10/19).

Berikut ulasan dan datanya, ayo simak...







Daftar kerusakan dampak BA 
Angin Kencang wilayah Kecamatan Bumijawa senin 21 Oktober 2019 
1. Desa Batumirah
Rumah rusak ringan = 24
Rumah rusak sedang =6 
Rumah rusak berat =1 
2. Desa Sigedong
Rumah rusak ringan = 330
Rumah rusak sedang =245 
Rumah rusak berat =25 
3. Desa Guci
Rumah rusak ringan = 19
Rumah rusak sedang =4 
Rumah rusak berat =0
4. Desa Bumijawa
Rumah rusak ringan = 2
Rumah rusak sedang =0 
Rumah rusak berat =1
5. Fasilitas umum
a. SDN SIGEDONG 3 Rusak sedang
b. SMPN3 BUMIJAWA rusak sedang
c. MTs maarif NU SIGEDONG Rusak ringan
d. MUSHOLA DK SAWANGAN jumlah 11 Rusak ringan
e. Masjid desa Guci  jumlah 1 rusak ringan 

Tim assesment
1. PMI kab. Tegal
2. Tagana Kab. Tegal
3. Polsek Bumijawa
4. KSB Slamet Rahayu
5. Sibat sigedong
6. SIBAT Bumijawa

Sumber: berbagai sumber

Talang Lindung Lokasi Kukerta STIA Nusa

By On Monday, October 21, 2019


Kerinci, - Pasca kegiatan pembekalan Calon Kukerta Mahasiswa sabtu (19/10) di kampus II, 180 mahasiswa Kukerta Sekolah Tinggi Administrasi-Nusantara Sakti (STIA-NUSA) yang ditergabung dalam 10 kelompok, yang melaksanakan kewajiban mereka sebagai mahasiswa yang telah disesuai dengan tempat dan lokasinya masing-masing.

Sementara itu, Kepala Desa Tambak Tinggi, Edi Lahmi, menyambut baik kedatangan mahasiswa Kukerta kelompok X di Desa tersebut dia berharap, mahasiswa Kukerta bisa membaur dan berkecimpung dengan kegiatan masyarakat. 

“Kami sangat berharap Mahasiswa Kukerta bisa membantu, terutama pada program pembangunan di Desa kami,” harap Kades.
Meski bukan yang pertama kalinya menerima Mahasiswa Kukerta, namun Edi Lahmi, menyebutkan baik dan membuka diri untuk saling berkoordinasi, sehingga program Desa dan Kukerta Mahasiswa STIA NUSA di Desa Tambak Tinggi, bisa berjalan dengan baik. 
“silakan mamfaatkan kantor Kepala Desa ini sebagai Posko, dan mudah-mudahan kita bisa saling membantu, terutama dalam pembenahan Desa,” kata Kades. 


Ditempat terpisah, Wakil Ketua II STIA Nusa Sungai Penuh Masnon SE. M.Si dikonfirmasi penulis terkait kegiatan Kukerta STIA Nusa yang sebelumnya telah ditentukan tempatnya yaitu di Desa Siulak Kecik Kabupaten Kerinci, dipindahkan ke Desa Talang Lindung.

"Ya, ada yang dipindahkan lokasi Kukerta STIA Nusa tahun ini, awalnya berlokasi di Desa Siulak Kecik, lalu kita pindahkan ke Desa Talang Lindung, dan itu bentuk kepedulian terhadap Desa yang membutuhkan, tidak lebih dari itu," ungkap Masnon.

Menurut Masnon, sebelumnya Desa Tambak Tinggi sangat mengapresiasi kedatangan para Mahasiswa Kukerta, karena sangat penting untuk mengisi kekurangan yang selama ini dikeluhkan, dan mudah-mudahan mahasiswa bisa memberikan partisipasi untuk Masyarakat Desa Tambak Tinggi.

"Untuk Desa yang membutuhkan Kukerta STIA Nusa nanti bisa kita lakukan dialog bersama, jelasnya panjang lebar. (Adv/Mano)

Pangdam IV : Peresmian Fasilitas Bandara A. Yani Tingkatkan Kualitas dan Kenyamanan

By On Monday, October 21, 2019



Semarang, - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., meresmikan Grha Jenderal Ahmad Yani, Patung Jenderal Ahmad Yani dan Launching Sensory Room Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Bandara Internasional A. Yani, Semarang (21/10/2019).

"Saya ucapkan "selamat" atas  peresmian fasilitas baru ini, semoga mampu meningkatkan kualitas dan kenyamanan Bandara Internasional", harap Pangdam.


Dengan peresmian ini, Mayjen TNI Mochamad Effendi sangat mengapresiasi PT. Angkasa Pura I sebagai pihak pengelola bandara, yang terus berupaya untuk semakin meningkatkan dan menyempurnakan kualitas pelayanan bandara Jenderal Ahmad Yani.

Menurut Mayjen Mochamad Effendi, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani merupakan Bandara kebanggaan masyarakat Jawa Tengah.
Dan dinilai, pemberian nama Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani adalah salah satu cara untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa pahlawan, khususnya Jenderal Ahmad Yani sebagai Pahlawan Revolusi yang memang berasal dari Jawa Tengah.


Pada kesempatan ini, Pangdam mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menjalin silaturahmi dan diharapkan kedepan dapat memberikan pengabdian yang lebih baik kepada bangsa dan negara.

Acara peresmian ini dihadiri Direktur Utama Angkasa Pura I Bapak Faik Fahmi, Direktur Pemasaran dan Pelayanan Ibu Devy Suradji, General Manager Bandara Internasional Jenderal A. Yani Semarang beserta hadirin tamu undangan lainnya. 

Ratusan Offroader Ikuti Merapi Banjir Jeep di Magelang

By On Monday, October 21, 2019


Magelang, - Kodam IV/Diponegoro dan Kodim 0705/Magelang bekerjasama dengan IOF melaksanakan kegiatan Off Road dengan tema  Merapi Banjir Jeep. Kegiatan yang bertajuk Relly Wisata ini merupakan rangkaian HUT ke 74 TNI dan HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro yang dilaksanakan di lereng Merapi Ds. Banyubiru, Kec. Dukun Kab. Magelang,  19-20 Oktober 2019.

Ambar Purwoko selaku ketua panitia menuturkan, kegiatan ini membuktikan kemanunggalan TNI rakyat masih tetap terjaga dengan baik.  Pembinaan kemanunggalan TNI dan rakyat  sudah menjadi komitmen kita bersama.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini dapat menghasilkan hal-hal yang positif terutama dibidang pariwisata lereng Merapi.

"Saya berharap kegiatan ini bisa berlanjut pada tahun berikutnya dan  bisa menjadi even tahunan, serta bisa meningkatkan kebersamaan TNI dan rakyat", pungkasnya.


Sementara itu, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., dalam sambutannya mengucapkan    terimakasih kepada peserta yang ikut dalam kegiatan ini dan memberikan dorongan persaudaraan serta kekeluargaan yang tinggi sebagai  cerminan kedamaian dan ketentraman wilayah Magelang utamanya Korem 072/Pmk.

"Jalin terus persaudaraan  dan kebersamaan sembari menikmati lingkungan alam  yang indah dan menyalurkan hobi", ungkapnya.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan pembagian sembako dari Pangdam IV/Diponegoro. Sebanyak 500 paket  diberikan kepada warga kurang mampu di sekitar Ds. Banyubiru.
Masih di tempat yang sama juga dilaksanakan penanaman 2.000 pohon, yang diharapkan dapat menjaga kelestarian alam. 

Ikut hadir dalam kegiatan Merapi Banjir Jeep, Minggu (20/10/2019) Kasrem 072/Pmk Kolonel Kav Puji Setiono, Ketua DPRD Kab. Magelang, Dandim 0734/Yka Kolonel Arh Zainuddin, Kasiter Korem 071/Pmk Kolonel Inf Heri Santoso, Dandim 0705 /Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, Kapolres Magelang dan Kapolresta Magelang.

Dentank

Hebat, Stand Korem 071/Wijayakusuma Raih Prestasi Pameran Perpustakaan dan Arsip Jawa Tengah

By On Monday, October 21, 2019


Banyumas, - Korem 071/Wijayakusuma turut serta berpartisipasi dalam Pameran Perpustakaan dan Arsip Jawa Tengah yang dilaksanakan di Rita Mall, Purwokerto. Pameran dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah mewakili Gubernur Jawa Tengah. Turut hadir Bupati Kabupaten Banyumas beserta jajarannya. Kegiatan pembukaan pameran diawali dengan pembacaan puisi dan Tarian Indonesia yang ditampilkan oleh anak-anak tunarungu dari SLB Yakut Purwokerto.

Pameran dengan tema “Dari Jawa Tengah menuju Indonesia pintar dan bermartabat” ini digelar dari tanggal 17 s.d 20 Oktober 2019. Adapun maksud dan tujuan dari pameran untuk mendukung pemerintah Jawa Tengah dalam promosi kearsipan dan perpustakaan, sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat  dan mengembangkan program perpustakaan berbasis inklusi sosial, dalam rangka sosialisasi dan publikasi agar minat baca masyarakat semakin meningkat.


Pameran Perpustakaan dan Arsip Jawa Tengah diikuti oleh 62 stand yang terdiri dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kota Provinsi Jawa Tengah, instansi vertikal seperti OJK, Museum BPK dan Balai Konservasi Borobudur. Kegiatan ini juga didukung dengan lomba audio visual berwawasan kebangsaan, edukasi dan seminar, bedah buku, dan sinema anak bangsa.

Bupati Banyumas Banyumas, Ir. H. Ahmad Husain, berharap pameran dapat sukses dan berhasil merubah mindset masyarakat, bahwa membaca adalah harga diri, membaca adalah uang, membaca adalah kerja, dan membaca adalah sukses. Karena orang sukses biasanya suka membaca.


Sambutan Gubernur Jawa Tengah yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, disebutkan bahwa orang hebat harus ber-literasi. Pameran merupakan salah satu edukasi kepada masyarakat. Perpustakaan yang hebat tidak hanya melayani dan meminjamkan buku tetapi juga mencipatakan komunikasi antara stakeholder. Dengan edukasi akan terbuka wawasan, kemampuan dan harga.

Dalam pameran perpustakaan dan arsip Jawa Tengah ini, pada penutupan ditutup oleh Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Dinas Kearsipan Prop. Jawa Tengah, Drs. Nugroho, M.M., pada Minggu (20/10/2019) bertempat di Rita Super Mall Purwokerto, Banyumas, Korem 071/Wijayakusuma yang baru pertama kalinya turut serta andil sebagai peserta berhasil meraih prestasi terbaiknya dalam Stand Pameran Perpustakaan dan Arsip Tingkat Jawa Tengah dengan menggondol Juara II Stand TNI. 

Sementara itu, Pasi Binkomsos Siterrem 071/Wijayakusuma, Mayor (K) Cba Rr. Sri Harjani, E.D.A.,S. Sos.,  mengatakan Stand TNI diisi oleh Korem 071/Wijayakusuma beserta jajarannya menampilkan produk unggulan seperti pupuk Wijayakusuma Nutrion dan Watergaz, Kodim 0702/Pbg menampilkan Babinsa unggulan terkait olahan limbah kayu menjadi nilai ekonomis yang bisa menginspirasi masyarakat, Denbekang IV-44-01 Purwokerto dan Denpom IV/1 Purwokerto terkait perlengkapan dan Gamad TNI, Ajenrem 071/Wk terkait Kampanye militer/Werfing penerimaan prajurit TNI. 

Dentank

LSM Kompej Tuding Ada Persaingan Tidak Sehat Dalam Proses Pelelangan Barang dan Jasa UKPBJ Provinsi Jambi

By On Monday, October 21, 2019


Jambi, - Pihak UKPBJ Provinsi Jambi, Kepala ULP Japri, melalui Kabag UKPBJ Agus, yang menghadapi para demonstran dihalaman depan Kantor UKPBJ Provinsi Jambi di Jl. A Yani Telanai Pura Jambi menyebutkan kepada demonstran, penghapusan histori LPSE yang dituntut oleh LSM Kompej tentang adanya indikasi rahasia dalam proses pemenangan dan seleksi administrasi pemenang, menyimpan banyak penyimpangan. 

Diduga Buruknya pelayanan LPSE tentang penghapusan histori LPSE Provinsi Jambi baru-baru ini, dia hanya diam dan mengalihkan perhatian pada pembahasan yang lain, terlihat hal tersebut tidak ingin ditanggapinya.

Kepala ULP Provinsi Jambi, Japri, juga tidak menanggapinya secara teknis dalam kegiatan tersebut. 

"Kita hanya melakukan proses pemenangan LPSE melalui mekanisme yang berlaku, jika ada kontraktor yang ingin melakukan sanggahan kita persilahkan secara resmi ditempat sanggahan," ujar Japri Kepala ULP Provinsi Jambi. 

Ketika dialog dilakukan, perwakilan LSM Kompej menuntut kepada pihak pelaksana tender di LPSE Provinsi Jambi ini berjalan jujur dan adil serta tidak ada titipan-titipan baik itu titipan Kepala Dinas maupun Kepala Bidang disejumlah Dinas di Provinsi Jambi. 

"Kami menduga di Dinas Perkim Provinsi Jambi ada titipan proyek yang harus dimenangkan oleh salah satu Perusahaan, sehingga menyebabkan persaingan tidak sehat terjadi," ujar Ketua Umum LSM Kompej Devri Boy. 

Selain Disperkim, Devri Boy juga menyebutkan adalagi Dinas yang diduga menitipkan proyek untuk dimenangkan, yaitu di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Bidang Bina Marga.

"Proses pelelangan ini untuk sementara kita masih menduga bahwa banyak sekali yang harus dibenahi, makanya kita lakukan aksi solidaritas untuk perubahan," tutur Devri Boy. (Mano)

Histori Lelang LPSE Provinsi Dihapus, LSM Kompej Beraksi

By On Sunday, October 20, 2019

ULP Provinsi Jambi digeruduk puluhan demonstran yang dikomandoi LSM Kompej.

Jambi, - ULP Provinsi Jambi hari ini (21/10/19) digeruduk puluhan demonstran, pasalnya, banyak dugaan kongkalikong yang dilakukan panitia tender, enam paket yang diduga diatur oleh panitia dan Kabid Perkim Provinsi Jambi untuk dimenangkan secara tidak sehat yang diduga tidak melakukan pemenangan secara profesional. 



LSM Koalisi Masyarakat Peduli Jambi (Kompej) didalam orasi demonstrasinya dihalaman Kantor UKPBJ Provinsi Jambi di Jl. A Yani Telanai Pura Kota Jambi, orator demonstran menyebutkan beberapa indikasi terkait dugaan pemenangan tender dan penghapusan histori LPSE. 



"ULP diduga kuat tidak mengikuti mekanisme pemenangan sesuai peraturan yang berlaku, dari penghapusan histori tender hingga pemenangan perusahaan yang melakukan penawaran, syarat sama tapi dimenangkan secara tidak profesional," ujar orator LSM Kompej pada aksi unjuk rasa tersebut. 



Didalam tuntutannya, Ketua Umum LSM Kompej Devri Boy, dikatakannya, terkait aksi damai tersebut, aksi tidak akan tuntas disini, dan akan dilanjutkan ke yang lebih tinggi lagi, yakni ke aparat penegak hukum untuk memproses secara hukum terkait dugaan kasus tersebut. 



"Kita akan melanjutkan aksi ini dan akan melaporkan ke pihak hukum jika tidak digubris oleh pihak UKPBJ Provinsi Jambi," kata Devri dilokasi Unjuk rasa. 



Sekitar dua jam berorasi, pihak ULP menyambut baik kedatangan para demonstran, dengan memfasilitasi proses dialog dengan pihak ULP secara inten diruangan kepala ULP provinsi Jambi. 



Kepala ULP provinsi Jambi, Japri menuturkan kepada domenstran yang berdialog, pihaknya tetap akan melakukan tugas sesuai ketentuan, namun lain halnya dengan sifat yang non teknis. Ditanya perwakilan demonstran terkait penghapusan histori, dia tidak menjawab dan hanya senyum dan bungkam. 


Kepala ULP Provinsi Jambi, Japri ketika berdialog bersama perwakilan Kompej diruangan.

"Pelaksanaan proses tender, untuk sementara ini kami lakukan sesuai ketentuan, namun kalau sifat yang non teknis kita tidak mengetahuinya secara mendasar, sebab diluar teknis," ujarnya. 



Sementara itu, terkait histori tender proyek yang dihapus UKPBJ Provinsi Jambi ini, dia hanya bungkam seribu bahasa. (Mano)

Presiden Jokowi Paparkan Lima Fokus Kerja di Periode Kedua Pemerintahan

By On Sunday, October 20, 2019


Jakarta, - Presiden Joko Widodo memaparkan lima hal yang akan menjadi fokus kerja di periode kedua pemerintahan pada 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato awal masa jabatan usai dilantik di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019.

Pertama, Presiden Jokowi akan menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama. Dalam hal ini, Presiden Jokowi hendak membangun SDM yang pekerja keras, dinamis, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta akan mengundang talenta-talenta global untuk bekerja sama.

"Itu pun tidak bisa diraih dengan cara-cara lama, cara-cara baru harus dikembangkan. Kita perlu endowment fund yang besar untuk manajemen SDM kita. Kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan. Dan juga penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri," ujar Presiden Jokowi.

Kedua, pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur. Menurut Presiden, infrastruktur tersebut akan menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, mempermudah akses ke kawasan wisata, mendongkrak lapangan kerja baru, serta mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.


Ketiga, Kepala Negara ingin agar segala bentuk kendala regulasi disederhanakan, dan dipangkas. Dalam hal ini, Presiden mengatakan, pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 undang-undang (UU) besar, yaitu UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM.

"Masing-masing UU tersebut akan menjadi Omnibus law, yaitu satu UU yang sekaligus merevisi beberapa UU, bahkan puluhan UU. Puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus. Puluhan UU yang menghambat pengembangan UMKM juga akan langsung direvisi sekaligus," jelasnya.

Keempat, Presiden Jokowi ingin penyederhanaan birokrasi terus dilakukan secara besar-besaran. Tak hanya itu, investasi untuk penciptaan lapangan kerja juga harus diprioritaskan di samping memangkas prosedur dan birokrasi yang panjang.

Terkait penyederhanaan birokrasi, Kepala Negara berpandangan bahwa eselonisasi harus disederhanakan dan diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian dan kompetensi.

"Saya juga minta kepada para menteri, para pejabat, dan birokrat, agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, sekali lagi, pasti akan saya copot," tegasnya.

Kelima adalah transformasi ekonomi. Menurut Presiden, Indonesia harus bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di pengujung pidatonya, Presiden Jokowi mengucapkan apresiasi tinggi atas pengabdian Bapak Jusuf Kalla sebagai wakil presiden periode 2014-2019 yang telah bahu-membahu menjalankan pemerintahan bersamanya.

"Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh lembaga-lembaga negara, kepada jajaran aparat pemerintah, TNI dan Polri, serta seluruh komponen bangsa yang turut mengawal pemerintahan selama lima tahun ini sehingga dapat berjalan dengan baik," tandasnya. (Arry-Red)

Bertolak ke Gedung MPR, Presiden Jokowi: Setelah Pelantikan Kita Kerja Bersama

By On Sunday, October 20, 2019


Jakarta, - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana beserta keluarga berangkat menuju gedung MPR/DPR RI dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu siang, 20 Oktober 2019. Bersama dengan wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin, Presiden Joko Widodo akan dilantik sebagai presiden periode 2019-2024.

Sebelum beranjak menuju Gedung MPR, Kepala Negara menyempatkan diri untuk menjawab pertanyaan para jurnalis yang sedang meliput aktivitas Presiden mengenai persiapan yang dilakukan olehnya menjelang pelantikan.


Presiden mengaku bahwa tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Hanya saja, Kepala Negara mengatakan, setelah pelantikan nanti pihaknya sudah harus bersiap untuk bekerja bersama-sama dalam membangun bangsa ini.

"Saya kira setelah pelantikan, yang paling penting, kita kerja bersama. Kerja bersama-sama membawa negara ini pada sebuah Indonesia maju," ucapnya.


Sekira pukul 14.20 WIB, Presiden bersama dengan Ibu Negara beserta keluarga meninggalkan halaman Istana Merdeka. Keberangkatan Presiden menuju pelantikan periode keduanya dilepas oleh para pegawai Kementerian Sekretariat Negara sembari memegang bendera merah putih berukuran kecil.

Beberapa saat ketika rangkaian kendaraan Presiden hendak melintasi Jalan Medan Merdeka Barat, rangkaian tampak memperlambat laju kendaraan sebelum kemudian berhenti di sekitar lokasi masyarakat berkumpul untuk turut melepas keberangkatan Presiden Joko Widodo.

Presiden kemudian turun dari kendaraannya dengan didampingi oleh putra pertama, Gibran Rakabuming, untuk mendekat dan menyapa masyarakat yang telah menyempatkan diri melepas keberangkatannya menuju Gedung MPR/DPR RI sebelum kemudian kembali melanjutkan perjalanannya. (Arry- Red)

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dilantik di MPR

By On Sunday, October 20, 2019


Presiden Joko Widodo dan K.H. Ma'ruf Amin resmi mengemban jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Keduanya dilantik dalam Sidang Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu,
20 Oktober 2019.

Tepat pukul 15.30 WIB, prosesi acara pelantikan presiden dan wakil presiden dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sidang paripurna kemudian dibuka oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih K.H. Ma'ruf Amin kemudian mengucap sumpah jabatan. "Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa," kata Presiden Jokowi mengucapkan sumpahnya.


"Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa," ucap Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Usai pengucapan sumpah, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin kemudian menandatangani berita acara. Setelah seluruh pimpinan MPR menandatangani, Ketua MPR Bambang Soesatyo menyerahkan berita acara tersebut masing-masing kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.


Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dilantik sesuai dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 1185/PL.01.9_KPT/06/KPU/VI/2019. Keduanya berhasil memenangi pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2019 setelah meraih 85.607.362 suara atau 55,5 persen suara sah.

Seusai acara pelantikan, Presiden Jokowi menghampiri awak media yang telah menunggunya. Presiden Jokowi bersyukur acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan sederhana. "Tadi alhamdulillah pelantikan telah berjalan dengan baik. Pelantikan yang agung, yang khidmat, tapi tetap dalam kesederhanaan. Kami sangat menghargai sekali apa yang telah disiapkan oleh MPR Republik Indonesia dan mulai kita bekerja. Sekarang mulai kita bekerja," ujarnya.

Turut hadir dalam acara pelantikan presiden dan wakil presiden tersebut antara lain Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. Selain itu tampak hadir Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan sejumlah pimpinan partai politik.

Hadir pula para kepala negara, kepala pemerintahan, atau utusan khusus negara-negara sahabat antara lain Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Raja Eswatini Mswati III, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, PM Australia Scott Morrison, PM Singapura Lee Hsien Loong, dan PM Kamboja Hun Sen. (Arry -Red)

Pidato Awal Periode Kedua, Presiden Jokowi: Kerja Keras dan Dobrak Rutinitas

By On Sunday, October 20, 2019


Jakarta, - Presiden Joko Widodo, yang telah resmi dilantik sebagai presiden untuk periode keduanya bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin, menyampaikan pidato pada Sidang Paripurna MPR RI dalam rangka Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, pada Minggu, 20 Oktober 2019.

Presiden menyampaikan, dirinya optimistis bahwa Indonesia dapat menggapai cita-citanya untuk menjadi negara maju pada tahun 2045 mendatang, bertepatan dengan satu abad kemerdekaan Indonesia. "Mimpi kita di tahun 2045, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai USD7 triliun. Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen. Kita harus menuju ke sana," ujarnya.

Target tersebut bukan tidak mungkin tercapai karena telah melalui beragam kalkulasi. Meski demikian, Kepala Negara mengatakan, tujuan tersebut tidak dicapai dengan cara yang mudah. Butuh kerja keras dan kerja cepat seluruh pihak untuk menjadi lebih produktif. "Dalam dunia yang penuh risiko, yang sangat dinamis, dan yang kompetitif, kita harus terus mengembangkan cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas yang monoton," tuturnya.

Menurutnya, berani mendobrak rutinitas yang monoton adalah satu hal tersendiri yang menjadi perhatian selain meningkatkan produktivitas. Pekerjaan yang dilakukan jajaran pemerintah dimintanya untuk tidak lagi hanya bersifat rutinitas dan hanya berorientasi proses, tapi juga harus berorientasi pada hasil-hasil yang nyata. "Saya sering ingatkan ke para menteri, tugas kita bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan, tetapi tugas kita adalah membuat masyarakat menikmati pelayanan, menikmati hasil pembangunan," kata Presiden.

Presiden melanjutkan, seringkali birokrasi menganggap bahwa apabila program kerja sudah dijalankan dan laporan akuntabilitas telah diselesaikan, maka program tersebut dikatakan telah terlaksana. Namun, menurutnya, proses kerja pemerintah tidak hanya sampai di sana. "Cara mengeceknya itu mudah. Lihat saja ketika kita mengirim pesan melalui SMS atau WA. Ada _sent_, artinya telah terkirim

Ada _delivered_, artinya telah diterima. Tugas kita itu menjamin _delivered_, bukan hanya menjamin _sent_," ujar Presiden.
Maka, Presiden menegaskan, tugas birokrasi kini tak lagi hanya menjalankan program semata, melainkan memastikan bahwa program tersebut berjalan tanpa hambatan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya _sending-sending_ saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah _making delivered_. Tugas birokrasi kita itu menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat," tandasnya. (Arry-Red)

Sah, Berdasarkan Keputusan Mensesneg, Sabilul Alif Jadi Ajudan Wapres

By On Sunday, October 20, 2019


Jakarta, - Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol M. Sabilul Alif terpilih menjadi ajudan Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin.

Sabilul terpilih setelah menjalani serangkaian tes seleksi bersama beberapa kandidat lain.

Sabilul menerangkan, rangkaian tes seleksi yang ia jalani mulai dari tes kesehatan fisik di RSPAD Gatot Soebroto, tes kesehatan jiwa juga di RSPAD Gatot Soebroto.

Kemudian tes psikologi di Dispsiau Halim Perdana Kusuma, security clearance di BAIS TNI Kalibata, kompetensi bahasa di Pusdiklat Bahasa Kemenhan, hingga wawancara performa di Setmilpres.

"Mohon doanya agar semoga selalu diberikan yang terbaik dan diberi kesempatan untuk meniti karier," kata Sabilul, Minggu (20/10/19).

Terpilihnya Sabilul sebagai Ajudan Wapres diperkuat dengan Keputusan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Nomor 286 Tahun 2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan Ajudan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ajudan Istri Presiden Republik Indonesia, dan Ajudan Istri Wakil Presiden Republik Indonesia

Surat keputusan itu ditandatangani dan dikeluarkan pada 18 Oktober 2019. Sehingga pada tanggal 20 Oktober 2019, pada saat Pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin, Sabilul sudah mulai melaksanakan tugasnya mendampingi RI-2.


Polisi Inovatif

Sabilul dikenal sebagai polisi yang inovatif.
Di mana pun ia ditugaskan, selalu ada gagasan untuk membuat inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan. Di Polres Kota Tangerang, ia merumuskan program Tangerang Jawara.

Sematan kata "Jawara" adalah akronim dari "Jadikan Wilayah Aman, Nyaman, dan Kreatif". Sehingga bila digabung "Tangerang Jawara" adalah "Tangerang Jadikan Wilayah Aman, Nyaman, dan Kreatif".

Program Tangerang Jawara adalah program yang menghimpun 8 program turunan. Kedelapan program turunan itu adalah Polisi Cermah Kamtibmas Sebelum Salat Jumat/kepada Jemaat (Pos Khidmat); Polisi Peduli Perempuan dan Anak (Pos Purna); Polisi Cinta Siswa, Pemuda, dan Edukasi (Pos Cisadane), dan Polisi Peduli Pekerja dan Penganggur. (Arry-Red)

Guyub Rukun CB Army Yonarmed 11 Kostrad Dengan Komunitas CB Magelang

By On Sunday, October 20, 2019


Magelang, - Di hari yang indah, komunitas CB Army Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad beserta Komunitas CB semagelang mewarnai kota Magelang di Acara Sunmori Guyup rukun Slow Ride yang bertempat di Balkondes Ngadiharjo, Kecamtan Boro, Kota Magelang, Minggu,(20/10/2019).

Danyonarmed 11/76/GG/1/2 kostrad Letkol Arm Asep Ridwan, S.H., M.Han dalam kegiatan ini menurunkan 10 Personel CB Army Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad yang di pimpin Praka Kistian serta 270 peserta dari Komunitas CB Magelang.

Kegiatan ini Bertujuan untuk mengguyupkan komunitas motor CB khususnya di wilayah Magelang supaya bisa lebih berorganisasi dengan baik dan mengajak untuk berkegiatan sosial.


Adapun rangkaian kegiatan yang di rencanakan mulai dari Rolling start dari Alun-alun Kota Magelang finish di Balkondes Ngadiharjo, Welcome Bikers fun game, sharing-sharing dengan instansi daerah, serta diadakan pula pembagian Donasi kepada Masjid Dusun Ngare'an di daerah Balkondes.

Letkol Arm Asep Ridwan, S.H., M.Han selaku Danyonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad menyampaikan bahwa "Kegiatan Sunmori Guyup rukun Slow Ride ini cukup menarik dan dapat meningkatkan Kesinergitasan TNI dengan Komunitas CB Magelang dan bisa melakukan hal-hal yang positif serta menjalin kerukunan dengan masyarakat," Pungkasnya.


Kolonel Arm Didik Harmono, S.E selaku Danmenarmed 1/PY/2 Kostrad turut mengapresiasikan atas terselenggaranya kegiatan ini karena menetapkan Perintah dari Panglima Divif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto S.A.P, M.Si, M.Tr (Han) bahwasannya komunitas-komunitas yang berada di lingkup Satuan harus kita dukung demi terjaganya hubungan TNI dengan Masyarakat.

Di akhir kegiatan di adakan pula hiburan full musik dan di lanjut dengan acara ramah tamah dengan seluruh instansi masyarakat dan Komunitas CB semagelang. (Dentang)

Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng, Waspadai Predator Anak

By On Sunday, October 20, 2019


Salatiga, - Pelantikan Pengurus Sekertaris Bersama (Sekber) Insan Pers Jawa Tengah (IPJT) secara bersama meliputi 4 Kabupaten / Kota berlangsung pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019, di Pendopo Kantor Sekda Kota Salatiga. Kabupaten  / Kota yang dilantik dan di kukuhkan adalah, Sekber IPJT Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Sukoharjo. 

Hadir dalam acara tersebut perwakilan pengurus IPJT Pusat, Perwakilan IPJT tingkat Kabupaten / kota se-Jawa tengah, Perwakilan Forkopimda Kota Salatiga, Perwakilan pejabat2 Forkopimda Kabupaten Semarang, Boyolali dan Sukoharjo serta tamu undangan lainnya .


Usai acara pelantikan dan penyerahan cindera mata dan sertifikat Penghargaan kepada tamu kehormatan sesuai dengan agenda yang sudah di susun maka  kemudian acara dilanjutkan dengan penyuluhan hukum tentang Undang - Undang Perlindungan Anak dan Undang - Undang tentang Pers. 

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Endar Susilo SH MH, salah satu Pemateri dalam kegiatan penyuluhan tersebut menyampaikan dan berharap bahwa "Masyarakat harus selalu waspada karena  pelaku kejahatan terhadap anak kebanyakan adalah orang - orang yang dekat dengan kehidupan sehari - hari anak, bisa  dari orang tuanya sendiri, keluarga terdekatnya, guru kelas, ustad / guru mengaji dan  orang terdekat lainnya seperti teman bermain, teman sekolah dan lainnya," tutur nya.  

"Oleh karena itu, kita harus selalu waspada, mengawasi dan memperhatikan perkembangan anak - anak kita maupun anak yang berada di lingkungan kita masing - masing atau umumnya pada kehidupan masyarakat secara luas, mengingat bahwa anak adalah masa depan kita dan masa depan bangsa ini, tindakan pencegahan agar tidak terjadi kejahatan pada anak akan jauh baik " jelas Endar, 


Di jelaskan pula oleh Endar, "suatu contoh bahwa pada jaman dulu  jaman kerajaan, seorang putra raja atau pangeran kebanyakan  nanti nya akan mengantikan ayahnya menjadi raja berikutnya, maka seorang Pangeran yang menjadi raja tersebut tidak akan kesulitan memimpin kerajaan karena semanjak dari kecil sudah hidup di lingkungan kerajaan dan secara tidak langsung meniru apa yang di lakukan oleh raja ayahnya,  ini secara umum mengandung makna apabila kita semua berharap kedepan    menginginkan etika dan moral anak  bangsa yang baik, maka mulai sekarang anak harus hidup dalam lingkungan yang baik dan aman," kata dia. 
"Bahkan dari banyak penelitian menyimpulkan, bahwa anak  yang setiap harinya melihat kekerasan atau kejahatan lainnya atau bahkan menjadi korban kejahatan, maka kemungkinan besar setelah dewas dia juga akan menjadi pelaku kejahatan pula," jelas Endar panjang lebar.


Selain secara singkat Endar menjelaskan tentang poin - poin yang terdapat dalam Undang No 23 tahun 2002 yang sudah di perbarui dengan UU no. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Endar juga secara singkat menjelaskan UU no 11 tahun 2012 Tentang Sistim Peradilan Pidana Anak (SPPA) di mana undang - undang tersebut mengatur tata cara menangani anak yang bermasalah dengan hukum baik anak sebagai pelaku maupun anak sebagai korban tindak pidana, sehingga menurut Endar ada tata cara khusus dalam perlukan anak yang harus di bedakan dengan Penanganan tindak pidana pada orang dewasa. 

Sementara Muh  Safik Sekertaris Jendral  Sekber IPJT selepas membacakan SK Pelantikan menyampaikan bahwa Acara Pelantikan pengurus IPJT di tingkat Kabupaten Kota dan penyuluhan hukum tersebut akan di adakan lagi di beberapa kabupaten / kota lainnya, "Saat ini kami baru melantik 5 kabupaten / kota yaitu Kabupaten Pekalongan, Semarang, Boyolali, Sukoharjo dan Salatiga dalam waktu dekat kami akan mengadakan pelantikan di Kabupaten Grobogan, Jepara dan Kabupaten / kota lainnya  se Jawa Tengah,"  tandas Safik di sela kesibukannya pada acara tersebut. (Toijin)

Bersama Media Jurnal Pemalang, Menghadiri Pelantikan & Deklarasi Sekber IPJT Di Kota Salatiga

By On Sunday, October 20, 2019


Kota Salatiga, - (19-10-2019) Hadir di Pendopo Pakuwon Kota Solo 3 kurang lebih 250 dua ratus lima puluh selaku peserta sahabat Insan Pers se Provinsi Jawa Tengah yang tergabung di Sekretariat Bersama Insan Pers Jawa Tengah atau Sekber IPJT di masing-masing daerah se Provinsi Jawa Tengah.

Telah dihadiri Forkominda Kota Solo 3 dam perwakilan dari Kabupaten Sragen dan Kabupaten Semarang serta Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara pelantikan dan deklarasi di masing-masing KSB 1.Kota Salatiga 2.Kabupaten Semarang 3.Kabupaten Sragen 4.Kabupaten Sukoharjo.


Dalam sambutannya oleh ketua panitia penyelenggara kota salatiga.

"Kami selaku ketua panitia penyelenggara mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas kehadiran Forkominda beserta rekan-rekan Sekber IPJT se Jawa tengah.

Atas dukungan atau bantuan semua pihak dapat pelaksanaan nya acara deklarasi dan pelantikan di siang hari ini berjalan dengan baik. Untuk itu apabila ada kekurangan atas sajian kami atas nama panitia mohon maaf, Ungkap Ketua panitia.

Dilanjut sambutan
Ketua Umum Sekber IPJT, Suwondo yang diwakili Sekjen dan Bendahara Umum Sekber IPJT, Mohammad Safik dan Sigit mengatakan, Sekber IPJT akan terus mengembangkan sayapnya di tingkat Kab/Kota se Provinsi Jawa Tengah, dan tidak menutup kemungkinan ke depannya akan melebarkan sayapnya di luar Provinsi Jawa Tengah.

“Alhamdulillah setelah Pekalongan Raya, pada hari ini Kota Salatiga, Kab. Semarang, Kab. Sragen dan Kab. Sukoharjo secara resmi di lantik. Semoga ke depan IPJT semakin jaya dan semakin sukses,” terang Bendahara Umum Sekber IPJT, Sigit.

“Sekber IPJT adalah suatu wadah organisasi para wartawan, dan Sekber IPJT akan terus berkomitmen untuk selalu memerangi Berita Hoax dan selalu berkarya dengan karya jurnalistiknya,” tambah Sekjen IPJT, Mohammad Safik.

Sementara mewakili Walikota Salatiga, Wakil Ketua DPRD Kota Salatiga juga mengatakan, Pemerintah Kota Salatiga akan terus bersinergi dengan Insan Pers, dalam hal ini Sekber IPJT. Dan dengan Deklarasi dan Pelantikan Sekber IPJT di Kota Salatiga ini, semoga IPJT semakin sukses dan semakin jaya.

“Selamat atas Deklarasi Sekber IPJT Kota Salatiga, Kab. Semarang, Kab. Sragen dan Kab. Sukoharjo, semoga IPJT semakin maju dan semakin sukses,” jelas Wakil Ketua DPRD Kota Salatiga. 

Diteruskan Ali Rosidi selaku Ketua Sekber IPJT Pekalongan Raya dan moderator di forum pendopo Pakuwon yang di berikan fasilitas dari Wali kota Salatiga.

"Kami atas nama Sekber IPJT Pekalongan Raya terima kasih atas kepercayaannya yang selama ini kita bina bersama. Kemudian kita kedepannya dapat meningkatkan program-program Sekber IPJT.
Termasuk di tiga wilayah antara Kota Tegal dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes. Insya Alla dalam waktu dekat akan kami bantu agar di 35 Kota dan Kabupaten se Provinsi Jawa tengah agar Sekber IPJT menjadi barometer ke tingkat Nasional Republik Indonesia.

Masih Ali Rosidi
Secara internal kami sudah komunikasi dengan H.Eko Priyono, SH.MM selaku Ketua Sekber IPJT Pemalang.
Beliau berpesan mohon maaf dan mohon doa restunya agar segera dapat sesuatu dari jakata., alasan tidak bisa menghadiri karena ada kepentingan di jakarta yang tidak bisa ditunda  dan apresiasi kepada pendiri IPJT yang selama ini tak mengenal lelah.
Maka melalui Wakil Sekber IPJT Pemalang yang tetap semangat tentunya akan kami prioritaskan untuk IPJT Pemalang yang membawa media Jurnal Pemalang. Ungkap Ali Rosidi yang mengutip pesan dari Ketua Sekber IPJT Pemalang.

Laporan : A'IDIN, ST
Editor     : NtanK

Orientasi Saka Pariwisata Resmi Dibuka, Ini Lokasinya

By On Saturday, October 19, 2019

Peserta Orientasi Anggota Baru Saka Pariwisata Kota Sungai Penuh ketika sesi foto bersama Kepala Dinas Pariwisata, Zulwachdi, S.Pd, dihalaman Kantor Dinas.

Sungai Penuh, - Gladi pembukaan acara Orientasi Saka STIA Nusa Kota Sungai Penuh angkatan ke II tahun 2019 berlangsung, tampak bersemangat para peserta ketika cek in di lokasi kegiatan tepatnya di Kantor Dinas Pariwisata Kota Sungai Penuh, Sabtu (19/10/19) sekitar pukul 14:00 sudah ditunggu oleh peserta.



Pada sesi pembukaan Orientasi, utusan  STIA Nusa Sungai Penuh, Racana Pandega yang berjumlah 3 orang tersebut mewakili kegiatan Orientasi Saka di Dinas Pariwisata Kota Sungai Penuh, antara lain,  M. Agung Pratama, Nesa, Nadia yang diutus STIA Nusa dalam menyukseskan kegiatan tersebut. 

Menurut Bambang Kusuma Wijaya Ketua Saka  STIA Nusa dikonfirmasi penulis terkait pelaksanaan kegiatan tersebut kata dia, suksesnya kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dari pengurus dan penanggung jawab sangga kerja dan para penasehat kegiatan ini. 

"Ya, hari ini kita sukses membuka kegiatan Orientasi Saka Pariwisata, mereka bertiga diutus  oleh STIA Nusa  untuk berpartisipasi," ujarnya.

"Sesuai dengan tema yang diangkat, Dengan Adanya Saka Pariwisata Untuk Generasi Muda, Masyarakat Bangsa dan Negara Guna Menjunjung Budaya dan Pariwisata, hal sangat menarik untuk disimak, hal tersebut juga bagus untuk diaplikasikan langsung oleh peribadi itu sendiri," tambahnya. 


Kepala Dinas Pariwisata Kota Sungai Penuh, Zulwachdi, S.Pd juga mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya, dengan selalu diangkatnya kegiatan ini, secara otomatis Pariwisata Kota Sungai bisa digenjot ke tingkat yang lebih baik, bahkan bisa ke tingkat go Internasional. 

"Sangat bagus, disamping meningkatkan kebersamaan, promosi objek wisata kita juga bisa tergenjot,  mudah-mudahan kegiatan ini berjalan sukses dan tidak menemukan hambatan yang berarti," ujar Zulwachdi. 

Dia berharap kepada panitia kegiatan agar memberikan fasilitas sesuai ketentuan kepada peserta Orientasi, dan tidak melakukan hal-hal yang tidak berkaitan dengan kegiatan tersebut. (Adv/Mano) 












Ny. Anita Imbau Anggotanya Gunakan Medsos Dengan Bijak

By On Saturday, October 19, 2019

Ny, Anita Ketika memberikan materi dan kata sambutan dihadapan tamu dan anggoya yang menghadiri.

Tegal, – "Gunakan Medsos dengan Bijak". Demikian penegasan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Anita Dani Wardhana dalam tatap mukanya dengan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0710/Pkl, Cabang XXI Dim 0711/Pml dan Cabang XXII Dim 0712/Tgl, Cabang XXIII Dim 0713/Bbs dan Cabang XXIV Dim 0736/Batang, saat mendampingi Danrem 071/Wijayakusuma dalam Jam Komandan di wilayah Kodim pantura jajaran Korem 071/Wijayakusuma, di masing-masing Kodim, Jumat (18/10/2019.

Ny. Anita mengatakan, sebagai seorang istri prajurit TNI AD, kita harus bijak dan cerdas dalam menggunakan dan memanfaatkan penggunaan Media Sosial. “Media Sosial, saat ini telah menjelma menjadi suatu gaya hidup dan kebutuhan vital bagi semua orang, terutama anak muda,” ungkapnya.

Sebagai orang tua, kita harus aktif memantau anak-anak kita dalam berinteraksi dengan media sosial. “Jangan biarkan anak-anak kita terjebak dalam hal negatif akibat dari perkembangan teknologi, khususnya media sosial seperti ikut menyebarluaskan ujaran kebencian, permusuhan maupun radikalisme,” ujarnya.

“Cerdas dan bijak menggunakan Sosial Media/internet harus kita tanamkan pada putra-putri tercinta. Berikan pengawasan, pengertian dan iman yang kuat kepada anak-anak kita supaya tidak mudah terbawa ke hal-hal yang negatif seiring dengan perkembangan teknologi informasi dewasa ini,” tuturnya .

“Penggunaan media sosial di era zaman sekarang ini, kita harus tegas, dalam arti kita harus bisa memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk terhadap keluarga kita, mana yang pantas kita liat dan mana yang tidak layak kita lihat. Gunakan medsos yang ada faedahnya yang bermanfaat dan berguna buat diri kita dan anak-anak kita”, jelasnya.

“Berhati-hatilah menggunakan media sosial dalam menyampaikan informasi maupun curahan hati melalui media sosial yang justru dapat menjadi bumerang bagi kita karena kecanggihan alat komunikasi yang dapat diaplikasikan dengan berbagai teknik”, pintanya.

Di samping itu, lanjutnya. Kita harus  mengerti tentang bahaya narkoba karena narkoba sangat bahaya dan mengancam bangsa negara khususnya terhadap para pemuda.dan pemudi sekarang ini.

“Untuk itu berikanlah contoh yang baik kepada keluarga terhadap anak, doakan keluarga kita semoga jauh dari berbuat yang hina, pendidikan anak adalah tanggung jawab kita,” tuturnya.

“Penggunaan maupun pemanfaatan media sosial tetap harus berpedoman pada kaidah-kaidah dan norma-norma kepatutan sebagai istri prajurit TNI dan memahami tentang Undang-Undang ITE. Dan berikan perhatian serta pemahaman pada anak-anak kita, dan tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan keluarga kita, agar tidak terjerumus oleh pergaulan negatif.

Selain hal tersebut, Ny Anita juga menghimbau segenap anggotanya agar mengawasi dan turut serta mengkontrol aktifitas putra-putrinya atas apa yang sedang marak terjadi yakni dengan terjadinya fenomena kecanduan gadget khususnya anak-anak usia balita dan remaja. "Kita sebagai orang tua harus peka dan harus dapat mengawasi serta mengkontrol aktifitas putra-putri kita khususnya dalam mereka bermain dengan gadget atau handphone. Berikan bimbingan kepada mereka agar mereka tidak terdampak kecanduan gadget, yang dapat berakibat fatal baik mental dan psikologisnya", imbaunya.

Contact Form

Name

Email *

Message *