HEADLINE NEWS

TOPIK POPULER

Malam Pengajian Rutin Estafet PESANTREN RI 1 di Kediaman KH Ahid Sibli

By On Friday, December 06, 2019


Jakarta, - Malam Pengajian rutin Estafet PESANTREN RI 1, Kamis,  5 desember 2019
di Kediaman KH Ahid Sibli. S.Pd.I berjalan Dengan Hikmat.

Dalam acara tersebut di hadiri ketum GIAN dan sekaligus panglima LASKAR RI-1 dan turut hadir KASATMA BANSER DKI dan sahabat sahabat ansor.

Seperti biasa Dimulai Dengan pembacaan sholawat addhiya'ullami' karangan guru mulia alhabib umar bin hafidz yang dibaca oleh santri-santri Majlis Darunnur almusthofa dan dilanjutkan dengan pembaca'an surah alwaqi'ah dan Tausiah Agama oleh Pembina PESANTREN RI 1.

YM Habib  Abu DJibril Basyaiban,beliau mengajak seluruh Komponen Masyarakat agar selalu meneladani akhlaq rosululloh saw yang selalu membawa kedamaian,rosululloh saw selalu mengajarkan akhlaq budi luhur yang baik beliau tidak pernah merendahkan orang lain,sekalipun itu musuh rosululloh tetap menghormati,menurut hb.abu djibril basyaiban kalau baik sama kawan itu sudah biasa akan tetapi baik sama lawan itu yang luar biasa, hb.abu djibril basyaiban mengajak para jama'ah untuk baik dengan siapapun jangan pernah merendahkan siapapun sebagaimana firman alloh swt 
  إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Artinya : Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Alloh ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Alloh Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.


Beliau juga menjelaskan yang di kutip dari kitab durrotunnasihin bahwasannya rosululloh saw bersabda akan datang di satu masa terdapat kelompok kelompok yang menjauh dari al ulama'(orang orang yang alim yang sanad keilmuannya jelas) dan menjauh dari orang orang yang ahli fiqh,ketika orang orang tersebut menjauh maka alloh akan menurunkan tiga(3)malapetaka,yang pertama alloh akan mengangkat atas keberkahannya,sehingga rizki berapapun yang di dapat masih tidak cukup dan selalu kurang, malapetaka yang kedua bagi orang orang yang menjauh dari al ulama', Alloh SWT akan menurunkan pimpinan pimpinan yang dholim,dan malapetaka yang ketiga adalah mereka akan keluar dari dunia ini tanpa membawa iman naudzu billahi min dzalik dan semoga kita semua termasuk orang orang yang akan di berikan keselamatan di dunia dan akhirat pungkas beliau

Dan KH. Ahid Sibli menambahkan Dalam Ceramah Singkatnya mengajak jamaah untuk Meneladani Perjuangan Rosululloh SAW dengan mengenal Lebih dekat belajar dan membaca Sejarah Perjuangan Nabi, sehingga Kita dapat merasakan Betapa Perjuangan Nabi Muhammad SAW Pada Zamannya banyak tantangan dan rintangan yang harus di hadapi dan Dijalani, Rosululloh yang Penuh Kesabaran dan Keikhlasan, bahkan ketika Rosululloh berjalan kaki  menuju Goa Hiro dalam kondisi panas ditanah yang amat gersang beliau penuh perjuangan dan kesabaran padahal kondisi goa tersebut tinggi curam semua itu beliau lakukan demi menjalankan syari'at alloh swt dan kecintaannya pada kita ummatnya,betapa celakanya jika ada orang yang tidak mau bersabar menghadapi apapun selalu merasa lebih baik dari pada orang lain-

Motivasi juga diberikan oleh Ketua Umum GIAN R.Guntur Eko Widodo di tengah tengah Jamaah Pengajian dengan mengajak semua bersama sama menjunjung tinggi silaturahmi dan cinta tanah air melalui Peran serta Jamaah dengan fungsi sosialnya. Minimal dengan cinta keluarga teman sahabat dan handai taulan untuk mengajak menolak Narkoba. Karena Narkoba nyata nyata telah merusak dan mengancam Masa Depan Generasi Muda Bangsa.

Modal utama berjuang adalah Sabar Dan Ikhlas. Kata Guntur Penuh semangat dan Bangga Berada di tengah tengah Para Habaib, ulama dan para santri majelis Darunnur Al-musthofa. (FPRN)

Ada Dugaan Pemalsuan Dokumen Pada Pendaftaran Pilkades Desa Pelak Naneh

By On Friday, December 06, 2019

 

Kerinci, - Tahapan awal Pilkades di Kerinci sudah mulai gencar dilakukan oleh kontestan Pilkades, khususnya di Kecamatan Sulak tepatnya di Desa Pelak Naneh. 

Namun sedikit mencuri perhatian para wartawan dan kontrol sosial yang menemukan kejanggalan pada tahap awal pendaftaran, diduga ada Kontestan Pilkades yang belum memenuhi syarat, diduga ada kongkalikong calon melakukan hal diduga melanggar aturan. 

Salah satunya peserta inisial DK yang masih menjabat sebagai Fasilitator Desa (FD) diduga belum mengundurkan diri dari jabatan tersebut, sepanjang investigasi yang dilakukan oleh penulis, adanya dugaan surat pengunduran diri palsu yang dilakukan oleh oknum tersebut dengan mengelabui Camat bermodus Musyawarah dikantor Camat Sulak yang diduga dihadiri oleh Perangkat Desa dan Ketua Panitia pelaksana kegiatan Pilkades.

Menurut sumber yang terpercaya kepada penulis mengatakan, adanya dugaan mengelabui Camat tersebut, bahan pendaftaran salah satu kontestan Pilkades cacat hukum. 

"Surat pengunduran diri dari DK sampai sekarang belum di surati," ujar N sumber penulis.
"Dan surat yang sekarang itu bukan dari saya," ujarnya, kepala seksi.

Hingga berita ini diturunkan, Camat Sulak Sutarman ketika dikonfirmasi pewarta Jumat (6/12/19) melalui pesan singkat SMS belum menerima jawaban atas konfirmasi tersebut. DK juga belum berhasil dihubungi terkait adanya dugaan pemalsuan dokumen pendaftaran Pilkades Desa Pelak Naneh Kecamatan Sulak Kabupaten Kerinci. (Delon)

Presiden Sidak Layanan BPJS Kesehatan di RSUD Kota Cilegon

By On Thursday, December 05, 2019


Jakarta, - Presiden Joko Widodo langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon setibanya di kota tersebut dalam rangka kunjungan kerja, Jumat, 6 Desember 2019. Kegiatan sidak di RSUD Cilegon ini dalam rangka memastikan bahwa pelayanan BPJS Kesehatan telah diberikan dengan baik kepada para pasien.

"Saya ingin memastikan apakah yang berada di (ruang perawatan) kelas III itu BPJS. Hampir tadi 90 persen lebih memang BPJS. Memang sama seperti rumah sakit yang lain. Saya kira 70-80 persen itu PBI (penerima bantuan iuran), yang gratis, dan sisanya 20 persen itu memakai yang mandiri, bayar sendiri," ujarnya.


Tiba sekira pukul 09.13 WIB, Presiden yang tampak didampingi oleh di antaranya Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dua Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar dan Adamas Belva Syah Devara, Gubernur Banten Wahidin Halim, serta Wakil Wali Kota Cilegon Ati Marliati langsung menuju tempat registrasi pasien dan berbincang langsung dengan mereka terkait pelayanan BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut.

Setelahnya, Kepala Negara juga menuju instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang perawatan pasien kelas III. Presiden juga berbincang dengan sejumlah pasien yang sedang dirawat.

Berdasarkan pengamatan dan perbincangannya dengan para pasien di RSUD Kota Cilegon dan rumah sakit lain yang dikunjunginya dalam kunjungan kerja sebelumnya, Presiden mengatakan bahwa pelayanan terhadap para peserta BPJS Kesehatan secara garis besar tidak mengalami kendala.


"Pelayanan setiap rumah sakit berbeda-beda. Ada yang rumah sakitnya sudah bagus, ada yang masih dalam proses pembenahan. Saya kira memang ini memerlukan proses di masing-masing rumah sakit. Tetapi intinya kalau keluhan pelayanan (BPJS Kesehatan) di tiga rumah sakit itu saya enggak mendengar," tuturnya.

Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran dalam APBN, ditambah dengan ABPD masing-masing daerah, untuk membiayai kepesertaan masyarakat dalam BPJS Kesehatan dari kategori penerima bantuan iuran (PBI). Kurang lebih sebanyak 133 juta peserta atau sekitar 60 persen dari total kepesertaan BPJS Kesehatan ditanggung oleh negara.


Menurut Presiden, dengan proporsi kepesertaan dan pembiayaan tersebut, BPJS harus mampu mengendalikan defisit yang saat ini tengah dialami. Pemerintah melalui Menteri Kesehatan juga terus berupaya untuk mencarikan solusi atas persoalan itu.

"Itu yang mau kita atasi di empat tahun ini tapi belum ketemu jawabannya. Tapi sekarang Menteri Kesehatan sudah menyampaikan di rapat terbatas kemarin bahwa tahun depan sudah ketemu jurusnya. Nanti tanyakan ke Menkes," tandasnya.


Cilegon, 6 Desember 2019
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Dirtahti Polda Bali Menghadiri Kegiatan Pengesahan Rancangan Renstra Bareskrim Polri 2020-2024

By On Thursday, December 05, 2019


Jakarta, - Direktur Tahanan dan Barang Bukti mengikuti kegiatan Pengesahan Rancangan Renstra Bareskrim Polri 2020  2024 sejak tanggal 20-22 Nopember 2019 bertempat di Discovery Ancol Hotel. 
Kamis, (5/12/2019)


Kegiatan diawali dengan registrasi peserta yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 20 Nopember 2019. Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 21 Nopember 2019, pembukaan kegiatan oleh Kabareskrim Polri cq Karorenmin Bareskrim Polri a.n Brigjen Pol Drs. Hendro Sugiatno. 


Kemudian peserta mendengarkan penjelasan dari 2 (dua) orang narasumber, yaitu pertama dari Dirjen Pas a.n Heni Yuwono Bc.IP.S.Sos.MSi, Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Basan dan Baran yang membahas tentang Pembangunan Rutan dan Pengelolaan BB. Selanjutnya menghadirkan narasumber dari Konsultan Srena Polri  Indah,MSi yang membahas tentang proses penerima Perawatan dan Pengawasan BB serta melakukan Penilaian Kinerja anggota dalam penerimaan, Berita Acara Penyerahan BB. 


Pada hari ketiga (22 November 2019) dilaksanakan kegiatan penandatanganan naskah Rancangan Renstra Bareskrim Polri Tahun 2020-2024 dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Presiden Jokowi Terima Dewan Bisnis AS-ASEAN

By On Thursday, December 05, 2019


Jakarta, - Presiden Joko Widodo pada pagi ini, Kamis, 5 Desember 2019, menerima delegasi Dewan Bisnis Amerika Serikat (AS)-ASEAN di Istana Merdeka, Jakarta. Delegasi Dewan Bisnis AS-ASEAN yang berjumlah 48 orang dipimpin oleh Presiden dan CEO Alexander Feldman.

"Selamat pagi, selamat datang di Jakarta Bapak Alexander Feldman dan delegasi Dewan Bisnis AS-ASEAN. Ini adalah peluang emas untuk bertukar pandangan secara terbuka tentang kerja sama antara Indonesia, ASEAN, dan AS," kata Presiden mengawali sambutannya.

Presiden kemudian menjelaskan, pertumbuhan ekonomi rata-rata di ASEAN adalah 5,1 persen, jauh lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi global. Demikian pula dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dalam lima tahun terakhir telah tumbuh lebih dari 5 persen per tahun.

"Indonesia dan ASEAN akan berlari lebih cepat untuk mendapatkan pertumbuhan dan pemerataan. Kami terbuka untuk kerja sama dengan negara manapun untuk kepentingan yang saling menguntungkan," imbuhnya.


Menurut Kepala Negara, dalam situasi saat ini, kehadiran AS di negara-negara ASEAN, baik dalam hal politik maupun ekonomi, tidak bisa dihindari. Kehadiran AS tersebut, tidak hanya akan menguntungkan AS dan ASEAN, tetapi juga stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran di Indo-Pasifik yang lebih luas.

"Saya perhatikan hubungan antara Indonesia dan AS cukup kuat, termasuk dalam kerja sama ekonomi AS adalah mitra dagang terbesar ke-4 di Indonesia. Investasi AS di Indonesia paling banyak USD1,2 miliar," ungkapnya.


Dalam kerangka kerja sama ekonomi antara Indonesia dan AS, Presiden menjelaskan bahwa kedua pihak sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan sebesar USD60 miliar hingga tahun 2024. Presiden pun berharap para pelaku bisnis AS dapat mengoptimalkan peluang untuk mempromosikan kerja sama itu.

"Saya berharap bisnis AS dapat mengoptimalkan peluang untuk mempromosikan kerja sama, terutama di bidang infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia," tandasnya.


Turut mendampingi Presiden saat menerima delegasi Dewan Bisnis AS-ASEAN yaitu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.


Jakarta, 5 Desember 2019
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Lomba Inovasi Penyuluhan Hukum Dengan Metode Simulasi Alat Peraga / Permainan Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2019

By On Thursday, December 05, 2019

Pemalang -  Bertempat di Pendopo Kabupaten Pemalang, para Kader PKK perwakilan Kecamatan seKabupaten Pemalang mengikuti kegiatan bertajuk "Lomba Inovasi Penyuluhan Hukum Dengan Metode Simulasi Alat Peraga/Permainan Tahun 2019".

Kegiatan yang diadakan dengan tujuan agar para kader PKK tersebut bisa menyebarluaskan, menginformasikan, hingga menghimbau kepada para warga masyarakat agar terhindar atau berurusan dengan hukum.

"Kegiatan penyuluhan ini ditujukan agar para warga masyarakat sadar tentang berbagai hal yang berkaitan dengan hukum. Selain itu diharapkan agar para warga atau bahkan keluarga kita juga tidak berurusan dengan hukum", ungkap Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pemalang, Sri Subyakto.

Kegiatan yang diikuti 14 kelompok dengan 7 anggota kelompok perwakilan dari setiap Kecamatan seKabupaten Pemalang ini tidak hanya sebagai sarana penyuluhan hukum, tetapi sarana menjaga dan melestarikan permainan tradisional yang kian tergerus.

"Penyuluhan Hukum dengan metode alat peraga atau permainan inu menjadi sarana pemeliharaan permainan tradisional yang mulai hilang. Selain itu, dengan metode alat peraga / permainan diharapkan agar para peserta dapat dengan mudah untuk menyampaikan dan menerapkan pada warga masyarakat luas", imbuhnya.


Para kader yang tentu saja selalu mempraktekan dan menerapkan Keluar Sadar Hukum (Kadarkum.red), ini dipilih sebagai utusan yang layak mensosialisasikan segala sesuatu yang berurusan dengan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejauh mata memandang, berbagai hal yang dapat dikatakan melanggar hukum yakni penggunaan penjualan pengedaran narkoba, pelanggaran lalu lintas, hingga kekerasan dalam rumah tangga.

Kegiatan tersebut dimenangkan oleh:

Juara 4: kelompok Hutan Mangrove Ulujami
Juara 3: kelompok Ampelgading
Juara 2: Kelompok Benowo Park Taman.
Juara 1: Kelompok Telaga Silating Belik

Sementara itu, para peserta lain yang belum berkesempatan menjadi pemenang, mendapatkan hadiah hiburan. (Dentang)

Istri Mantan Bupati Tasikmalaya Terlibat Korupsi Hibah Bansos

By On Wednesday, December 04, 2019


Reporter : Tim Investigasi 

Tasikmalaya, - Dugaan keterlibatan istri mantan Bupati Tasikmalaya Lina Marlina atas beberapa kasus dugaan Korupsi dan penyalahgunaan anggaran di Kabupaten Tasikmalaya kembali muncul menjelang Pilkada Bupati Kabupaten Tasikmalaya.

Hal ini terkuak ketika ketua umum Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Furqon Mujahid kembali berkunjung ke salah satu Pondok Pesantren di wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada hari Selasa tanggal 03 Desember 2019.

Pada kunjungan kedua kalinya tersebut, ketua Umum ARM Furqon Mujahid yang terkenal giat dan vokal dalam pemberantasan korupsi di Indonesia tersebut didampingi oleh beberapa ketua LSM dan Ormas menyampaikan bahwa ARM beserta beberapa LSM juga Ormas lainnya menyatakan siap bersama-sama para Pengasuh Ponpes  untuk melaporkan sdri.LM kepada aparat penegak hukum atas dugaan keterlibatannya dalam beberapa kasus yang merugikan keuangan negara yang tidak sedikit. Sebab saat ini ARM juga telah menerima beberapa berkas awal dugaan keterlibatan sdri.LM atas beberapa kasus diantaranya dugaan penyalahgunaan dan penyelewengan dana  operasional PKK, dugaan penyalahgunaan dan penyelewengan dana Dekranasda juga beberapa berkas yang dapat dijadikan alat bukti awal tentang dugaan keterlibatan sdri.LM dalam kasus Hibah Bansos Kabupaten Tasikmalaya yang ditujukan untuk pondok pesantren, tegas Furqon Mujahid ketika ditanya oleh awak media dilokasi pertemuan dengan beberapa Pengasuh dan Pengurus Pondok Pesantren di Kabupaten Tasikmalaya.

Salah seorang Pengurus Ponpes serta seorang ustadz disalah satu pondok pesantren yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Pondok Pesantren dimana dia mengajar telah menjadi korban, Pada beberapa waktu yang lalu pondok pesantren dimana mereka mengajar menerima bantuan dengan nilai yang lumayan besar. Namun kenyataannya bantuan yang sampai ke pesantren tersebut tidak sesuai dengan apa yang terdata bahkan sangat jauh dan tidak sampai 10% dari anggaran bantuan yang semestinya. Ketika ada salah seorang pengurus Pesantren menanyakan ikhwal bantuan tersebut, malah pengurus pesantren tersebut dilaporkan kepada pihak yang berwajib oleh mereka dan harus mengikuti proses hukum dan dimasukkan ke penjara oleh mereka, keluhnya.

Dalam sambutannya, ketum ARM kembali menegaskan bahwa ARM bersama dengan beberapa LSM sangat siap membawa semua berkas yang diterima tersebut untuk dilaporkan dan diserahkan kepada Aparat Penegak Hukum agar bisa di proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di negara kesatuan Republik Indonesia. Namun Mujahid juga meminta kepada semua yang hadir untuk bersama-sama melaporkannya serta bersama-sama juga mengawal pelaporan tersebut tegas mujahid dalam sambutannya.

Rencananya dalam waktu dekat ini, ARM dan beberapa LSM juga para Pengasuh serta pengurus Ponpes yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut akan melakukan aksi unjuk rasa bersama sekaligus akan menyerahkan surat pelaporan resmi terkait dugaan keterlibatan sdri.LM atas beberapa kasus dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan serta penyelewengan anggaran yang diduga dilakukan oleh istri mantan Bupati Tasikmalaya pada saat suaminya menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya. tutur mujahid menutup pembicaraannya kepada para wartawan dan awak media.

Presiden Jokowi Instruksikan Pembenahan Manajemen Logistik dan Pengelolaan Cadangan Beras

By On Wednesday, December 04, 2019


Jakarta, - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu sore, 4 Desember 2019, untuk membahas pengelolaan cadangan beras pemerintah.

Di hadapan jajaran terkait yang hadir dalam rapat terbatas tersebut, Kepala Negara menekankan agar pemerintah benar-benar memiliki data ketersediaan produksi beras dalam negeri yang akurat dan terkonsolidasi. Data tersebut di antaranya seperti luas bahan baku lahan sawah di Indonesia hingga data riil mengenai produksi beras.

"Saya harapkan data produksi beras betul-betul riil dan terkonsolidasi sehingga kita betul-betul memiliki sebuah pegangan data yang kuat dalam setiap mengambil keputusan dan tentu saja langkah-langkah koreksi dan langkah-langkah perbaikan yang akan kita lakukan," ujarnya.

Di samping membicarakan persoalan data, Presiden juga menyinggung soal manajemen logistik dan rantai pasok beras nasional. Produksi beras di setiap daerah tidaklah merata. Terdapat daerah yang mampu memenuhi kebutuhan berasnya sendiri dan memasok ke luar daerahnya, namun terdapat pula daerah-daerah yang membutuhkan pasokan beras dari luar wilayahnya.


Terkait hal tersebut, Presiden mengatakan, aspek ketersediaan komoditas beras menjadi sangat penting. Demikian pula dengan keterjangkauan terhadap pasokan beras ke masing-masing daerah di Indonesia.

"Saya melihat kuncinya adalah efisiensi dan keandalan dalam manajemen logistik kita," sambungnya.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta agar manajemen pengelolaan cadangan beras pemerintah dapat segera dibenahi sehingga penumpukan stok beras yang apabila tidak tersalurkan dapat ditangani dan dicarikan jalan keluarnya sejak jauh hari.


Penumpukan stok-stok beras yang tidak tersalurkan tersebut selain meningkatkan biaya perawatan juga dapat berpotensi menurunkan mutu dari stok beras yang ada.

"Oleh sebab itu, saya minta regulasi dan manajemennya segera diselesaikan dan dibereskan dan dibuat pola-pola baru sehingga tidak justru menjadi beban bagi Bulog," tandasnya.


Jakarta, 4 Desember 2019
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://setpres.setneg.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Buka Munas X Partai Golkar, Presiden Tekankan Pentingnya Stabilitas Politik di Indonesia

By On Wednesday, December 04, 2019

Jakarta, - Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar yang dihelat di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Jakarta, pada Selasa, 3 Desember 2019. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya stabilitas politik di Indonesia.

Kepala Negara menuturkan, stabilitas politik di suatu negara itu penting karena jika terjadi destabilisasi politik maka akan berimbas pula pada perekonomian negara tersebut. Presiden memberikan contoh situasi di beberapa negara, misalnya di Hong Kong, di mana terjadi demonstrasi yang telah berlangsung kurang lebih lima bulan dan tidak kunjung usai hingga saat ini.


"Di Chili juga sama, kenaikan biaya transportasi hanya 4 persen menjadi gelombang yang begitu besarnya dan mengganggu stabilitas ekonomi di negara itu. Kita tidak mau. Kita sekarang ini, posisi ekonomi kita dibandingkan negara-negara lain ya patut kita syukuri, alhamdulillah bisa di atas 5 persen," kata Presiden.

Menurut Presiden, jika stabilitas politik di Indonesia goyang sedikit saja, maka akan sangat berbahaya karena hal tersebut menyangkut kepercayaan kepada Indonesia sendiri. Jika stabilitas politik Indonesia tidak baik, maka tidak akan ada yang mau berinvestasi ke Indonesia.


"Investasi itu akhirnya ke mana sih? Banyak berbicara iklim investasi, investasi, menarik investor, akhirnya ke mana? Membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya pada anak-anak muda kita, pada masyarakat kita. Larinya ke sana semuanya," jelasnya.

Untuk itu, Presiden mengapresiasi cara-cara demokrasi yang telah ditunjukkan Partai Golkar dalam Munas X. Menurut Presiden, Partai Golkar telah menunjukkan persaudaraan dan kerukunan yang bisa dilihat dari suasana sejuk dalam Munas X partai berlambang pohon beringin itu.


"Saya senang sekali bahwa Musyawarah Nasional Partai Golkar yang kesepuluh ini kelihatan sekali menunjukkan sebuah persaudaraan yang baik, sebuah kerukunan yang baik," ujarnya.

Persaudaraan dan kerukunan itu, lanjut Presiden, sangat penting untuk ditunjukkan kepada rakyat. Menurut Kepala Negara, apabila Partai Golkar tidak kondusif, maka perpolitikan nasional juga menjadi tidak kondusif. Sebaliknya, jika Partai Golkar kondusif, maka perpolitikan di Tanah Air juga ikut kondusif.


"Sebetulnya juga enggak apa-apa dalam kita berdemokrasi juga enggak apa-apa. Tapi kalau ada jalan persaudaraan, ada jalan kerukunan, kenapa kita tempuh yang panas-panas? Yang saya takutkan, saya ini hanya melihat dari jauh. Kalau Golkar ini pecah, jadi partai baru lagi, itu kekhawatiran saya," paparnya.

Di akhir sambutannya, Presiden mengajak semua hadirin untuk bersama-sama menjaga Partai Golkar sebagai sebuah aset besar bagi Indonesia. Presiden juga mengucapkan selamat melangsungkan musyawarah nasional kepada seluruh kader Partai Golkar.


"Sekali lagi, Golkar adalah partai besar yang menjadi aset besar bagi negara kita Indonesia. Mari kita jaga bersama-sama," tandasnya.

Turut hadir dalam acara Musyawarah Nasional X Partai Golkar antara lain, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, senior dan kader Partai Golkar se-Indonesia, serta sejumlah pimpinan partai politik.


Jakarta, 3 Desember 2019
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://setpres.setneg.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo: Enggak Apa Nebeng Sobat Ambyar Buat Bumikan Pancasila

By On Wednesday, December 04, 2019


Jakarta, - Presiden Joko Widodo memberikan _presidential lecture_ tentang internalisasi dan pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 3 Desember 2019. Dalam arahannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya kepemimpinan di setiap kementerian, lembaga, hingga negara untuk memegang teguh ideologi Pancasila.


"Tidak mungkin negara sebesar Indonesia ini bisa kokoh bersatu seperti ini kalau ideologinya berbeda-beda, mau ke mana kita?" kata Presiden.

Oleh sebab itu, Kepala Negara mengajak agar semua pihak menampakkan rasa ideologi Pancasila dalam produk-produk kebijakan, produk-produk regulasi, hingga produk-produk perundangan. Sebagai contoh, Presiden menyebutkan program Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan, hingga BBM satu harga.


"Saya berikan contoh urusan yang misalnya berkaitan dengan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, PKH, itu ada ideologinya? Tanya ke saya saja, ada. Lihat lebih dalam lagi ada apa di situ? Peri kemanusiaan ada di situ," jelasnya.

"BBM satu harga ada ideloginya di situ? Ada, saya pastikan ada. Keadilan sosial ada di situ. Infrastruktur, jangan dilihat tidak ada ideologinya. Orang hanya melihat urusan ekonominya, tidak. Ini adalah mempersatukan, di situ ada persatuannya," imbuhnya.


Namun yang lebih penting saat ini, menurut Kepala Negara, adalah membumikan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri, terutama kepada anak-anak muda. Menurutnya, dari seluruh penduduk Indonesia saat ini, 48 persennya atau 129 juta merupakan generasi muda.

"Nilai-nilai ini ditransfer ke siapa? Kita melihat struktur demografi kita ke siapa? Anak-anak muda kita, yang mau kita kejar ini. Karena ke depan 129 juta anak-anak muda, itu hampir 48 persen, kalau tidak mengerti masalah ideologi, enggak ngerti masalah Pancasila berbahaya negara ini," paparnya.


Presiden menjelaskan, agar Pancasila itu bisa diterima dengan mudah oleh anak-anak muda, maka jajarannya harus memahami karakteristik anak-anak muda sekarang. Mulai dari medium komunikasi yang digunakan, tokoh yang mereka ikuti, hingga hal yang menjadi kesukaan anak-anak muda.

"Hati-hati di sini, ini zaman sudah berubah, hati-hati. Oleh sebab itu, BPIP juga harus melihat secara detail ini agar penyebarannya lebih cepat lagi, lebih kuat lagi," ungkapnya.

Secara lebih detail, Presiden menyebutkan media komunikasi anak-anak muda sekarang sangat beragam, mulai dari aplikasi WhatsApp, Telegram, Line, hingga Kakao Talk. Selain itu, layanan video seperti YouTube, Netflix, hingga Iflix dan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, hingga Snapchat juga kerap digunakan anak-anak muda.

"Ideologi Pancasila pun sekarang ini memang harus kita sebarkan, kita banjiri narasi-narasi besarnya lewat barang-barang ini kalau kita tidak ingin keduluan oleh ideologi lain yang menggunakan barang-barang yang tadi saya sebut, hati-hati," jelasnya.

Selain memahami medium yang tepat, Presiden juga menggarisbawahi soal hal yang disukai oleh anak-anak muda. Berdasarkan data survei yang diterima Presiden, menurutnya ada tiga hal yang sangat disukai anak-anak muda, yaitu olahraga, musik, dan film.


"Enggak apa-apa, kita nebeng Didi Kempot enggak apa-apa. Titip sama _sad boy_ dan _sad girl_ enggak apa-apa, di sahabat ambyar enggak apa-apa. Titipkan satu lirik di 'Pamer Bojo' enggak apa-apa. Ini media-media memang disukai anak-anak muda kita. Musik itu nomor 2 setelah olahraga," tambahnya.

Untuk itu, Presiden mengimbau jajarannya agar mampu melihat potensi-potensi yang ada untuk membumikan Pancasila kepada generasi muda. Menurutnya, saat ini _content creator_, Youtubers, selebgram, vlogger, dan selebtwit merupakan pihak-pihak yang memiliki peranan penting dalam penyebaran informasi.

"Hati-hati ini paling cepat lewat mereka-mereka ini. Media-media inilah yang akan mempercepat dalam kita membumikan Pancasila," tandasnya.


Turut hadir dalam acara ini, antara lain Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju.


Jakarta, 3 Desember 2019
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://setpres.setneg.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Sekber Insan Pers Jawa Tengah (IPJT) Semakin Berkibar

By On Tuesday, December 03, 2019



Jateng, - Deklarasi dan Pelantikan adalah sebuah proses dari perjalanan organisasi, Pelantikan dalam sebuah organisasi dilakukan dalam kerangka memantapkan dan menunjukkna jati diri sebuah  lembaga beserta cabang-cabangnya itu sendiri ( Existances).

 Sekber IPJT atau Sekretariat bersama Insan Pers Jawa tengah adalah merupakan sebuah organisasi nirlaba yang memiliki Potensi dan militansi  yang tidak diragukan lagi. 

Sekber IPJT berdiri diawali dengan keresahan serta kegundahan, para wartawan yang dalam menjalankan pekerjaan atau Profesinya seringkali terkendala dengan persoalan hukum yang selalu mebayanginya atas kinerjanya. Padahal kalau kita mengacu di Undang undang No 40 tahun 1999 bahwa pers adalah lembaga sosial dan wahana Komunikasi massa yang melaksanakan tugas dan kegiatan jurnalistik, meliputi : mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dalam bentuk tulisan, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun bentuk lainnya dengan menggunakan  media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yang berbeda, namun seiring berjalanya waktu di lapangan dengan berkembangnya era transfornasi digital media dewasa ini, dan era transparansi ,satu sisi pers menjadi sarana yang ampuh dalam melakukan kontrol sosial. Oleh karena semakin kuatnya pengaruh pers, maka sangatlah perlu kembali pada peningkatkan SDM profesionalisme  dan peningkatan Pendidikan dan pelatihan bagi wartawan sangatlah penting dalam meningkatkan kemampuan jurnalistik dan melakukan Investigasinya sehingga persoalaan hukum akan tereleiminasi. 

Mochammad Safik Sekjen Sekber Pers IPJT Jawa Tengah meyampaikan peran dan fungsi Sekber IPJT akan  menginisialisasi semua kegiatan kewartawanan bagi anggotanya dengan mengadakan pelantikan - pelantikan yang bersifat OUT OF THE BOX yang memiliki nilai nilai Edukasi sehingga mampu memberikan pencerahan dan Penerangan yakni salah satunya adalah  SOSIALISASI PERPRES NO.16 TAHUN 2018 ,Persiapan UKW dan seminar maupun Simposium dan itu pun akan dilakukan secara Rutin dan konsisten dalam mewujudkan program kerja Sekber IPJT dalam rangka mencetak insan Pers yang berdaya guna dan berhasil guna dalam melaksanakan tugas jurnalis yang handal dan profesional di era kemajuan teknologi dan informasi yang semakin pesat" demikian ungkapnya.

Ditambahkan oleh Sekretaris Jendral Sekber IPJT , disamping Perpres No 16 Tahun 2018 Panitia juga akan mengadakan Bimtek SMK3K yang tentunya lebih detail dan terinci terkait Pengembangan dan  pelaksanaan konstruksi SMK3K yakni sistem manajemen keselamatan, kesehatan ketenagakerjaan kontruksi yang akan dipaparkan oleh LPJK Provinsi Jateng, terkait hal ini Safik menghimbau agar Team Sekber IPJT Jepara agar memaksimalkan peserta yang hadir pada tgl 7 Desember siap untuk digelar " pungkasnya. (Ojin)

Presiden Joko Widodo: Enggak Apa Nebeng Sobat Ambyar Buat Bumikan Pancasila

By On Tuesday, December 03, 2019



Jakarta, - Presiden Joko Widodo memberikan _presidential lecture_ tentang internalisasi dan pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 3 Desember 2019. Dalam arahannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya kepemimpinan di setiap kementerian, lembaga, hingga negara untuk memegang teguh ideologi Pancasila.

"Tidak mungkin negara sebesar Indonesia ini bisa kokoh bersatu seperti ini kalau ideologinya berbeda-beda, mau ke mana kita?" kata Presiden.

Oleh sebab itu, Kepala Negara mengajak agar semua pihak menampakkan rasa ideologi Pancasila dalam produk-produk kebijakan, produk-produk regulasi, hingga produk-produk perundangan. Sebagai contoh, Presiden menyebutkan program Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan, hingga BBM satu harga.

"Saya berikan contoh urusan yang misalnya berkaitan dengan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, PKH, itu ada ideologinya? Tanya ke saya saja, ada. Lihat lebih dalam lagi ada apa di situ? Peri kemanusiaan ada di situ," jelasnya.

"BBM satu harga ada ideloginya di situ? Ada, saya pastikan ada. Keadilan sosial ada di situ. Infrastruktur, jangan dilihat tidak ada ideologinya. Orang hanya melihat urusan ekonominya, tidak. Ini adalah mempersatukan, di situ ada persatuannya," imbuhnya.


Namun yang lebih penting saat ini, menurut Kepala Negara, adalah membumikan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri, terutama kepada anak-anak muda. Menurutnya, dari seluruh penduduk Indonesia saat ini, 48 persennya atau 129 juta merupakan generasi muda.

"Nilai-nilai ini ditransfer ke siapa? Kita melihat struktur demografi kita ke siapa? Anak-anak muda kita, yang mau kita kejar ini. Karena ke depan 129 juta anak-anak muda, itu hampir 48 persen, kalau tidak mengerti masalah ideologi, enggak ngerti masalah Pancasila berbahaya negara ini," paparnya.


Presiden menjelaskan, agar Pancasila itu bisa diterima dengan mudah oleh anak-anak muda, maka jajarannya harus memahami karakteristik anak-anak muda sekarang. Mulai dari medium komunikasi yang digunakan, tokoh yang mereka ikuti, hingga hal yang menjadi kesukaan anak-anak muda.

"Hati-hati di sini, ini zaman sudah berubah, hati-hati. Oleh sebab itu, BPIP juga harus melihat secara detail ini agar penyebarannya lebih cepat lagi, lebih kuat lagi," ungkapnya.

Secara lebih detail, Presiden menyebutkan media komunikasi anak-anak muda sekarang sangat beragam, mulai dari aplikasi WhatsApp, Telegram, Line, hingga Kakao Talk. Selain itu, layanan video seperti YouTube, Netflix, hingga Iflix dan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, hingga Snapchat juga kerap digunakan anak-anak muda.

"Ideologi Pancasila pun sekarang ini memang harus kita sebarkan, kita banjiri narasi-narasi besarnya lewat barang-barang ini kalau kita tidak ingin keduluan oleh ideologi lain yang menggunakan barang-barang yang tadi saya sebut, hati-hati," jelasnya.


Selain memahami medium yang tepat, Presiden juga menggarisbawahi soal hal yang disukai oleh anak-anak muda. Berdasarkan data survei yang diterima Presiden, menurutnya ada tiga hal yang sangat disukai anak-anak muda, yaitu olahraga, musik, dan film.

"Enggak apa-apa, kita nebeng Didi Kempot enggak apa-apa. Titip sama _sad boy_ dan _sad girl_ enggak apa-apa, di sahabat ambyar enggak apa-apa. Titipkan satu lirik di 'Pamer Bojo' enggak apa-apa. Ini media-media memang disukai anak-anak muda kita. Musik itu nomor 2 setelah olahraga," tambahnya.

Untuk itu, Presiden mengimbau jajarannya agar mampu melihat potensi-potensi yang ada untuk membumikan Pancasila kepada generasi muda. Menurutnya, saat ini _content creator_, Youtubers, selebgram, vlogger, dan selebtwit merupakan pihak-pihak yang memiliki peranan penting dalam penyebaran informasi.


"Hati-hati ini paling cepat lewat mereka-mereka ini. Media-media inilah yang akan mempercepat dalam kita membumikan Pancasila," tandasnya.

Turut hadir dalam acara ini, antara lain Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Website: https://setpres.setneg.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Aksi Demo Bungkam Forum Wiyata Bhakti Non Kategori Sekolah Dasar (FWBNKSD) Kabupaten Pemalang Lepas Baju Seragam KORPRI Di Gedung DPRD

By On Tuesday, December 03, 2019


Pemalang - Sejumlah 278 orang guru Sekolah Dasar yang tergabung dalam Forum Wiyata Bhakti Non Kategori Sekolah Dasar (FWBNKSD) Kabupaten Pemalang mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Pemalang dalam rangka menindaklanjuti audensi yang sudah dilakukan ke tiga kalinya pada Senin (1/12) di Aula Gedung DPRD Kabupaten Pemalang. 

Sekitar pukul 09.00 Wib masa tergabung dalam guru Wiyata Bhakti Non Kategori sudah berkumpul di halaman kantor DPRD Kabupaten Pemalang, dan kemudian mereka masuk dalam Aula Gedung DPRD dengan memakai penutup mulut sambil menyanyikan lagu Guru Pahlawan Tanpa Jasa secara serentak tanpa ada penyampaian apapun. 

Masa ditemui oleh Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Agus Sukoco. SIP. MSi , Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang Drs. Nuryani dan Kabid Kepegawaian BKD Kabupaten Pemalang.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Pemalang menyampaikan pendapat juga memberi arahan namun tidak ada yg memberikan tanggapan seorangpun dari peserta demo, sehingga saat itu diputuskan persoalan usulan FWBNKSD akan ditindaklanjuti dan diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang. 

Demo FWBNKSD tersebut merupakan tindak lanjut berdasarkan surat nomor :43/XI/FKWBNKSD/KAB. PEMALANG/2019 tentang Permohonan Audensi tanggal 25 November 2019 dengan isi tuntutan antara lain :
1.  Menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Tengah agar menyetarakan kesejahteraan guru Wiyata Bhakti .
2. Mempercepat putusan atas Kajian KESRA yang sedang dilakukan oleh Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang dan segera merealisasikannya.
3. Permintaan solusi atas adanya degradasi CPNS atau dampak atas perekrutan CPNS atas keberadaannya guru Wiyata Bhakti.
4. Permintaan agar Dewan Legislatif untuk menekan perekrutan Wiyata Bhakti baru serta memetakan keberadaan guru Wiyata Bhakti yang sudah ada di Kabupaten Pemalang kepada Dinas Pendidikan dan BKD Kabupaten Pemalang.
5. Meniadakan tes CPNS umum yang berdampak kelangsungan dan keberadaan Guru Wiyata Bhakti Pemalang dengan mengangkat Guru Wiyata Bhakti Honorer secara bertahap yang sudah nyata berjuang bertahun-tahun dengan batasan usia berdasarkan masa pengabdian.
6. Akan mengadakan aksi mogok mengajar terhitung tgl 1 Desember 2019 sampai batas waktu yang belum ditentukan jika tuntutan tidak dipenuhi.


Sementara itu Drs. Mardiyanto Kabid Kepegawaian BKD Kabupaten Pemalang meyampaikan bahwa ASN ada 2 P3K & PNS Kabupaten Pemalang telah usulkan CPNS P3K dan PNS tahun 2019 sudah mengusulkan 2019 untuk P3K dan CPNS, namun usulan penetapannya di tahun 2019 baru CPNS, untuk P3K belum ada sedangkan untuk Kabupaten Pemalang menerima CPNS sejumlah 451 dengan rincian 324 tenaga pendidik, 57 untuk tenaga teknis dan 52 tenaga kesehatan dan seleksi administrasi sudah berjalan tutup tgl 26/11/2019, dan kami dari BKD sudah memverifikasi pelamarnya sekitar 8.000 orang" ungkap Mardiyanto

Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang Drs. Nuryani dalam kesempatan yang sama menuturkan "terkait untuk FWBNKSD di Kabupaten Pemalang pada hari Jum'at 29/11/2019 berkaitan dengan permohonan surat audensi namun demikian agenda resminya pada hari ini untuk audensi" pungkasnya. (Ojin)

Tarian Tri Seketi meriahkan Deklarasi dan Pelantikan Sekber Pers IPJT Kabupaten Jepara

By On Tuesday, December 03, 2019



Jateng, - Perhelatan Akbar dalam rangka deklarasi dan Pelantikan Sekber Insan Pers Jawa Tengah Badan Pengurus Kabupaten Jepara  Sekber Insan Pers Jawa Tengah  Badan Pengurus Kabupaten Jepara Sabtu depan (7/12/2019) mendapatkan penghormatan dengan sumbangan Tarian Tradisional TRI SEKETI ,dimana Tarian tersebut menggambarkan 3 tokoh Wanita Jepara yang popularitas nya sdh diakui dan dikenal diseantoro Dunia. Ini adalah Sebuah Karya besar (MASTERPIECE).  Dan Acara di jepara juga didukung oleh seluruh FORKOMPINDA baik dinas tehnis maupn Dinas Pariwisata. Bahkan tokoh tokoh pewayangan dan Pedalangan juga mulai unjuk gigi dalam mendukung dan mesukseskan acara teesebut. 


Lagu MARS IPJT yang Aransemennya pun akan dipadukan dalam sebuah Orchestra Harmoni pun akan di tampilkan dalam bentuk jaipong jawa, dengan warna dan khas bermuatan entitas etnik jawa oriented. Disinilah wujud dari sebuah kebersamaan dan keberagaman dalm Unity in diversity nampak kentara dalam mengkolaborasi berbagai unsur. Semoga kebesaran Entitas Etnick Jawa orinter dalam deklarasi dan Pelantikan Sekber IPJT akan lebih membooming di seantero tanah Jawa khususnya dan nasional umumnya.
Hal ini menjadikan apresiasi yang akan diberikan kepada Tokoh daerah yang telah mendukung semua Kegiatan Sekber IPJT dalam mensukseskan acara tersebut. 

Disamping Pelantikan dan Deklarasi, Acara Sosialisasi Perpres No.16 Tahun 2018 adalah sebuah produk turunan Undang Undang yang perlu dan sangat di ketahui oleh semua peserta undangan yang dihadiri oleh Sekber IPJT Kabupaten/ Kota se Jawa Tengah , karena dalam Perpres tersebut mengakomodir seluruh kegiatan proses Pelaksanaan Lelang dan Pra Kualifikasi sampai Pasca Kualikasi, dan itu menjadikan bekal pengetahuan bagi para insan pers  di samping juga akan mendorong kepada semua penyelenggara negara untuk menerapkan Ketentuan Pengadaan Barang dan jasa pemerintah sebagaimana  mestinya, sehingga pada gilirannya akan bermanfaat bagi masyarakat dan atau penerima azas manfaatnya.


Dalam acara tersebut juga akan dihadirkan LPJK = Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Tengah dimana Lembaga tersebut yang terkait dengan Tupoksinya dalam Proses Lelang . (Ojin)

Ini Dia Ilmu Laduni Pendiri Pesantren Darunnur

By On Monday, December 02, 2019


Jakarta - Pembina pesantren RI 1 Habib Abu Djibril Basyaiban ziarah ke makam pendiri Ponpes Darunnur, Pasuruan, Sayid Abdul Mu'thi Sulaiman Basyaiban. 

Sayid Abdul Mu'thi Sulaiman Basyaiban adalah muassis (pendiri) Pondok Pesantren Darunnur  Pasuruan. Sayid Abdul Mu'thi Basyaiban dilahirkan di salah satu desa yang berada di Kabupaten Pasuruan. Abdul Mu'thi kecil hanya mengenyam pendidikan dari ayahnya yang bernama Sayid Sulaiman bin Arif bin Abdusshomad bin Muhammad Syarqowy bin Ahmad syarifuddin bin Asror bin Abdulloh bin Ali Akbar bin Sulaiman Basyaiban (pendiri Pesantren Sidogiri).

Setelah menginjak usia lima belas (15) tahun Sayid Abdul Mu'thi dititipkan kepada seorang mursyid yang sangat masyhur beliau adalah Saikhona Kholil bin Nawawi Sidogiri. Setelah empat puluh satu (41) hari berkhidmah kepada Kiyai Kholil, tiba-tiba beliau Kiyai Kholil mengutus Sayid Abdul Mu'thi untuk mengajar di Pesantren Sidogiri. 

Bukan main terkejutnya Sayid Abdul Mu'thi mendengar perintah tersebuat karena beliau merasa sangatlah tidak mampu dengan belajar empat puluh satu hari tiba-tiba diperintahkan untuk mengajar. Akan tetapi bentuk keta'atannya terhadap sang guru dengan keterbatasan ilmu yang dimiliki tetap dilaksanakan perintah Kiyai Kholil. Dengan usia terbilang sangat muda dalam keterbatasan ilmu dan mendapat tugas menjadi ustadz bukanlah hal yang mudah untuk dijalankan. Akan tetapi kiyai Kholil adalah seorang guru mursyid dan juga seorang waliyulloh yang tau akan kapasitas muridnya di masa akan datang. Sayid Abdul Mu'thi tidak jarang menangis dalam keterbatasan ilmu yang ia miliki memaksakan dirinya untuk mengajar. Pada umumnya manusia hanya belajar 41 hari kemudian mengajar sangatlah tidak mungkin. 


Dalam perjalanan waktu, Sayid Abdul Mu'thi bersungguh-sungguh beriyadhoh uzlah memohon petunjuk kepada Allah SWT agar diberi kemudahan dalam mengemban tugas amanat yang amat berat dan pada akhirnya beliau bertemu dengan Nabi Khidir dan diperintahkan membuka mulutnya lalu diludahin. 

Subhanalloh, semenjak itu Sayid Abdul Mu'thi menjadi pengajar yang tangguh di kenal sebagai Ustadz Mu'thi mendampingi KH. Mas Kholil bin Nawawi dan KH. Mas Sa'dulloh bin Nawawi dan pada perjalanan waktu Sayid Abdul Mu'thi dinikahkan dengan kerabat Kiyai Kholil yaitu putri dari KH. Mas Ali bin KH. Mas Abu Huroiroh suami dari Ibu Nyai Mas Anisa binti KH. Mas Nur Khotim salah satu pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri pada masanya. 

Sayid Abdul Mu'thi menjalankan tugas di bantu ipar beliau yang bernama KH. Mas Qusyairi bin KH. Mas Ali salah satu pencetus berdirinya Pondok Pesantren Putri Sidogiri, dan Sayid Abdul Mu'thi juga di bantu ipar beliau yang bernama KH. Hasan Syuaibi yang menjabat sekretaris umum Ponpes Sidogiri pada masa tersebut. 

Sayid Abdul Mu'thi juga merupakan penggagas sarung hijau bergaris seragam Pesantren Sidogiri yang sampai saat ini menjadi khas Pesantren Sidogiri, dan Ustadz Abdul Mu'thi juga termasuk penggagas Koperasi Sidogiri dan kemudian dilanjutkan oleh murid beliau yang bernama Ustadz Utsman Anis, dan beliau Ustadz Abdul Mu'thi  juga di kenal sebagai pengamal Kitab Dala'ilul khoirot yang kemudian diteruskan oleh murid beliau yang bernama Kiyai Kholil Karim atau yang lebih terkenal dengan sebutan Ustadz Kholil Kelompen dan Ustadz Abdul Mu'thi juga senang berorganisasi sehingga beliau memprakarsai ANSOR di Pasuruan pada masa itu. 

Dalam perjalanan waktu, Ustadz Abdul Mu'thi berangkat haji bersama Kiyai Hamid Pasuruan. Beliau berdua kebetulan mempunyai nama lahir yang sama-sama Abdul Mu'thi. Pada umumnya orang-orang dahulu ketika berhaji mengambil keberkahan nama dari Syaikh di Mekkah untuk menggantinya. Maka Abdul Mu'thi bin Abdulloh menjadi Abdul Hamid yang lebih di kenal sebagai waliyulloh Mbah KH. Hamid Pasuruan, dan Abdul Mu'thi bin Sulaiman Basyaiban berubah menjadi Nur Sulaiman, dan orang-orang mengenalnya sebagai Nur Alawy atau Nur Ba'alawy. 


Setelah wafatnya KH. Kholil bin Nawawi, Sayid Nur Alawy seperti kehilangan sosok guru yang betul-betul membimbing dan mencetak kepribadiannya, sehingga Ustadz Nur Alawi tidak betah di Pasuruan karena selalu teringat akan gurunya. Beliau menghilang dari Pasuruan dalam seiring waktu nama besar dan kemasyhuran beliau mulai menghilang. Dalam perjalanan waktu bertahun-tahun beliau kembali ke Pasuruan dan mendirikan Pesantren Darunnur, dan sudah ganti generasi sehingga jarang yang mengenalinya kecuali orang yang sepuh yang masih tau akan jasa beliau. 

Pesantren Darunnur merupakan pesantren kecil yang sering di kunjungi para waliyalloh di antaranya Alquthub Alhabib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf Jeddah, Alhabib Hasan Assyathiri Tarem Hadramout Kakak Habib Salim bin Abdulloh Assyathiri, dan Alwali Shohibul Silsilah Wannasab Alhabib Ali Masyhur bin Hafidz Kakak Guru Mulia Alhabib Umar bin Hafidz dan banyak lagi para wali-wali yang pernah duduk memberi keberkahannya untuk Pesantren Darunnur. (FPRN)

Contact Form

Name

Email *

Message *