HEADLINE NEWS

TOPIK POPULER

Resmikan KA Argo Cirebon, PT. KAI terlihat "CUEK" pada kinerja yang Kurang

Bupati Pemalang DR. A.P.H Junaidi SH,MM., berpidato saat meresmikan Kereta Api "Argo Cheribon", jurusan Pemalang_Cirebon_Jakarta, di depan Stasiun Pemalang, yang diadakan oleh PT.KAI Daops 4 Semarang, (2/12).

Pemalang, - Langit cerah nan indah diiring merdu kicau burung melengkapi langkah pasti Bupati Pemalang meresmikan Kereta Api Argo Cirebon, jurusan Pemalang Cirebon Jakarta. Kereta Api yang diharapkan bisa menambah perekonomian dan mempermudah sarana transportrasi ini tampak GAGAH dihadapan orang nomor 1 di Kabupaten Pemalang.

"Hadirnya Kereta Api Argo Cirebon, diharapkan bisa semakin mempermudah para warga Kabupaten Pemalang dalam hal Transportrasi, dengan demikian perekonomian juga akan lebih mengalami peningkatan", ungkap Bupati Pemalang DR. A.P.H. Junaidi SH,MM.

Peresmian Kereta Api Argo Cirebon ini nampaknya tidak memperhatikan faktor dilapangan. Hilangnya Mur Baut Jembatan Rel kereta api, serta perlintasan tanpa palang pintu dan gelap. Hal tersebut menjadi para warga untuk IKHLAS jika sewaktu waktu harus kehilangan nyawanya. Kondisi yang seakan berdiri diatas penderitaan orang lain ini sepertinya membuat pihak PT.KAI cuek tanpa mementingkan keamanan, kenyamanan, keselamatan para penumpang dan warga lainnya. Belum lagi diperparah dengan kejadian sering "Anjlog" nya kereta api juga memperparah keadaan transportasi beroda Besi itu.

Hasil pantauan di lapangan, kamipun dibuat "Ngelus Dada". Bagaimana tidak. Terhitung lebih dari 2 titik perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan Lampu Penerangan, seperti di kawasan Desa Wanarejan Utara, Desa Kabunan, Kawasan hingga di Kawasan Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Sementara itu, di Jembatan Rel Kereta Api yang melintang diatas Sungai Rambut juga teramat tragis kondisinya. Beberapa titik Mur dan Baut yang digunakan untuk penahan bantalan Rel Kereta Api juga hilang dibawa pulang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab serta tanpa penggantian yang dilakukan oleh PT. KAI Daops 4 Semarang.

Ditempat terpisah, Sekertaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pemalang, Amrullah, menyampaikan, jika perhelatan peresmian tersebut murni diselenggarakan oleh PT.KAI Daops 4 Semarang.

"Oh iya mas, itu yang menyelenggarakan PT.KAI Daops 4 Semarang", ungkapnya.

Dengan semua kondisi tersebut, akankah ada lagi para korban yang harus IKHLAS dicabut nyawanya oleh Kendaraan Panjang beroda besi itu? Akankah kejadian kecelakaan kereta Api yang terjadi di Stasiun Petarukan, Pemalang, akan terulang kembali di lokasi yang berbeda? Harus berapa nyawa lagi yang jadi korban keganasan Kereta Api?. (Dentang)

Previous
« Prev Post
Show comments

Contact Form

Name

Email *

Message *